MENGENAL APA ITU PLAGIARISME DAN JENIS-JENISNYA

Post Image
29 Jun 2020

Dalam membuat suatu karya baik berupa tulisan, gambar, ataupun suara sering kali kita mendapati banyak kesamaan. Namun, apakah kesamaan tersebut termasuk dalam plagiarisme?  Bagaimanakah  sanksi yang didapat terkait plagiarisme? Mari sedikit kita ulas.

Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No. 17/2010, Plagiat atau plagiarisme adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. Pelaku yang melakukan plagiat disebut plagiator.

Istilah plagiat berasal dari Bahasa inggris Plagiarism atau Plagiary serta dalam Bahasa latin Plagiarus yang artinya penculik atau penjiplak. Sehingga plagiat dapat diartikan Tindakan mengakui karya/gagasan orang lain menjadi milik sendiri.

Adapun contoh tindakan yang tergolong plagiat, yaitu :

  1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri;
  2. Mengakui gagasan orang lain sebagai gagasan sendiri;
  3. Mengakui temuan orang lain sebagai temuan sendiri;
  4. Mengakui karya kelompok sebagai karya hasil sendiri;
  5. Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya;
  6. Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan;
  7. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.

Sedangkan contoh tindakan yang TIDAK TERGOLONG plagiat :

  1. Menggunakan informasi yang berupa fakta umum;
  2. Menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas;
  3. Mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.

Biasanya tindakan plagiat terjadi karena beberapa faktor seperti:

  1. Tidak sengaja/tidak menyadari bahwa telah melakukan plagiat,
  2. Minimnya kesadaran untuk menghargai karya orang lain,
  3. Kurang inovasi dan kreativitas dalam membuat karya,
  4. Ingin dapat memperoleh hasil yang instan, serta
  5. Kurangnya pengetahuan soal hukum.

 

Jenis-Jenis Plagiat dari berbagai aspek:

  1. Jenis Plagiat Berdasarkan Aspek yang Dicuri 

a. Plagiat Ide

Tipe plagiat ini relatif sulit dibuktikan karena ide atau gagasan bersifat abstrak dan kemungkinan memiliki persamaan dengan ide orang lain atau ada kemungkinan terjadi adanya dua ide yang sama pada dua orang pencipta yang berbeda.

b. Plagiat Kata demi Kata

Tipe ini yaitu mengutip karya orang lain secara kata demi kata tanpa menyebutkan sumbernya. Plagiat seperti ini banyak dilakukan pada karya tulis.

c. Plagiat Sumber

Plagiat tipe ini memiliki kesalahan yang fatal karena tidak menyebutkan secara lengkap referensi yang dirujuk dalam kutipan. Jika sumber kutipan itu merujuk seseorang sebagai penulis yang terkait dengan kutipan, maka nama penulis tersebut harus disebut. Ini tentu sikap yang fair dan tidak merugikan kepentingan penulis tersebut serta kontributor lainnya.

d. Plagiat Karangan

Tindakan ini terjadi atas dasar kesadaran dan motif kesengajaan untuk membohongi publik. Misalnya mengganti sampul buku/karya tulis orang lain dengan sampul atas namanya tanpa izin.

  1. Jenis Plagiat Berdasarkan Kesengajaan 

a. Plagiat Sengaja

Plagiat sengaja adalah plagiat yang secara sadar melakukan tindakan dengan menggunakan, meminjam, menjiplak karya orang lain baik berupa ide, gagasan, kalimat, dan teori tanpa mencantumkan sumber referensi.

b. Plagiat Tidak Sengaja

Plagiat tidak sengaja adalah plagiat yang dilakukan oleh seseorang karena ketidak-sengajaan, yaitu kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tersebut dalam mengutip.

 

  1. Jenis Plagiat Berdasarkan Proporsi yang Dibajak 

a. Plagiat Ringan

Plagiat ringan manakala dalam sebuah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang kurang dari 30%. 

b. Plagiat Sedang

Plagiat sedang mempunyai prosentasi 30%-70% dalam sebuah karya tulis yang dibuat.

c. Plagiat Total

Plagiat total berarti lebih dari 70% isi karya tulis ilmiahnya merupakan plagiat dari karya orang lain. Plagiat ini tidak bisa ditoleril dan karya tersebut harus direvisi ataupun tak diakui.

 

  1. Jenis Plagiat Berdasarkan Penyajian 

a. Plagiarisme Verbatim

Plagiarisme ini merupakan tindakan plagiat dengan menjiplak karya orang lain apa adanya dan memberi kesan bahwa karya tersebut merupakan hasil karya ciptaanya sendiri.

b. Plagiarisme Kain Perca

Plagiarisme Kain Perca atau lebih dikenal dengan patchwork merupakan tindakan plagiat dengan mengambil karya milik orang lain dari berbagai sumber tanpa menyebutkan rujukan dan menyusunnya menjadi satu kesatuan yang utuh, sehingga terkesan sebagai karyanya sendiri.

 c. Plagiarisme Parafrasa

Plagiarisme ini adalah tindakan plagiat dengan mengubah kalimat dari penulis asli dengan kalimatnya sendiri dan tidak mencantumkan referensi ataupun kutipan. 

 d. Plagiarisme Kata Kunci atau Frasa Kunci.

Plagiarisme ini merupakan tindakan plagiat dengan mengambil sejumlah kata kunci dari penulis asli dan memparafrasekannya lagi dengan kata-katanya sendiri.

 e. Plagiarisme Struktur Gagasan

Plagiarisme struktur gagasan yaitu tindakan plagiat dengan mengambil struktur gagasan orang lain, kemudian dituangkan lagi agar terlihat berbeda

Apakah pelaku plagiat  TERBEBAS begitu saja?  TENTU TIDAK, karena menciptakan suatu karya bukan hal mudah dan butuh pemikiran yang matang dan berbeda dari yang lain sehingga menghasilkan suatu karya yang baik.

Di Indonesia, tindakan plagiat termasuk dalam pelanggaran Hak Cipta dan bagi yang melakukan akan mendapatkan sanksi sesuai UU tentang Hak Cipta (UU No. 19/2002 & UU No. 28/2014). Berikut Sanksi bagi yang melakukan tindakan plagiat :

Pasal 72 ayat (1) UU No. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta menyebutkan :

"Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan plagiat akan dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)".

Untuk itu, sangat perlu bagi kita mengetahui tentang Hak Cipta agar terhindar dari tindakan plagiarisme guna menghasilkan suatu karya yang baik serta dapat lebih menghargai karya orang lain. Jika anda membutuhkan bantuan dalam Pengurusan Hak Cipta maka V2C Consultant bisa menjadi solusi tepat untuk jasa konsultan profesional dengan tim konsultan terdaftar, terpercaya, dan handal dalam semua aspek (Akuntansi, Hukum, dan Perpajakan).

 

Anda dapat menghubungi kami melalui:
Telp     : 021 733 4239
WA      : 0851 0229 3839
E-mail  : mkt@v2cconsultant.com

 


 

Konsultasikan Bisnis Anda dan Tumbuh Bersama Kami!

Kami adalah perusahaan jasa konsultan pajak dan bisnis profesional dengan tim konsultan terdaftarterpercaya, dan handal. Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan konsultan profesional yang terandal di Indonesia dengan reputasi terbaik.