6 hal yang harus Anda ketahui sebelum Lapor SPT Tahunan.

Post Image
10 Feb 2020

Dalam UU KUP, Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta & kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Pada bulan Januari hingga maret adalah waktu dimana semua wajib pajak yang memiliki penghasilan untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) setiap tahunnya.

Berikut adalah 6 hal yang harus Anda ketahui sebelum Lapor SPT Tahunan:

1. Surat Pemberitahuan (SPT) terbagi menjadi dua jenis.

  1. SPT Tahunan yaitu surat pemberitahuan yang digunakan untuk melaporkan Pajak Penghasilan atas penghasilan diri sendiri dan di laporkan setiap setahun sekali.
  2. SPT Masa yaitu surat pemberitahuan yang digunakan untuk melaporkan pajak yang dipotong atau dipungut (pajak orang lain) dan dilaporkan maksimal pada tanggal 20 bulan berikutnya.

 

2. Fungsi SPT

  1. Bagi Wajib Pajak Berfungsi sebagai sarana untuk melaporkan pertangungjawaban atas penghitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang.
  2. Bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) Berfungsi sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggung-jawabkan perhitungan jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang sebenarnya terutang.
  3. Bagi Pemotong/Pemungut Pajak Berfungsi sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggung-jawabkan pajak yang dipotong atau dipungut dari pihak lain dan penyetorannya.
  4. Bagi Petugas Pajak Berfungsi sebagai sarana untuk menguji kepatuhan wajib pajak dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan.

 

3. Batas Waktu Pembayaran dan Pelaporan Pajak Penghasilan.

Pastikan Anda tidak terlambat atau lupa melaporkan SPT Tahunan, karena Pelaporan SPT Tahunan memiliki batas waktu yaitu:

  1. Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi paling lama 3 bulan setelah batas akhir tahun pajak, yakni hingga 31 Maret
  2. Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Badan paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak, yakni 30 April

 

4. Jenis Formulir SPT Tahunan.

Di Indonesia terdapat tiga jenis formulir yang digunakan untuk melakukan menyampaikan SPT Tahunan Orang Pribadi. Berikut adalah perbedaan dari Formulir tersebut:

  1. Formulir SPT 1770 S, merupakan jenis SPT Tahunan khusus untuk pribadi yang memiliki penghasilan tahunan lebih dari Rp. 60 juta
  2. Formulir SPT 1770 SS, merupakan jenis SPT Tahunan untuk perseorangan atau wajib pajak dengan penghasilan tahunan kurang dari atau sama dengan Rp. 60 juta.
  3. Formulir SPT 1770, merupakan jenis SPT Tahunan yang digunakan oleh wajib pajak perseorangan dengan status pekerjaan sebagai pemilik bisnis atau pekerja yang memiliki keahlian tertentu dan tidak ada ikatan kerja.

Sedangkan untuk SPT Tahunan Badan terdapat 2 jenis formulir:

  1. Formulir SPT 1771, merupakan jenis SPT Tahunan khusus untuk Wajib Pajak Badan.
  2. Formulir SPT 1771/$, merupakan jenis SPT Tahunan khusus untuk Wajib Pajak Badan yang diizinkan menyelenggarakan pembukuan dalam Mata Uang Dolar AS

 

5. Sanksi Tak Lapor SPT Tahunan

  1. Denda telat lapor SPT bagi Wajib Pajak Orang Pribadi sebesar Rp. 100.000
  2. Denda telat lapor SPT bagi Wajib Pajak Badan sebesar Rp. 1.000.000
  3. Sanksi administrasi untuk SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai(PPN) sebesar Rp. 500.000, dan Rp. 100.000 untuk SPT Masa Lainnya.
  4. Sedangkan, denda telat bayar pajak sebesar 2% per bulan dari pajak yang belum dibayarkan. Denda telat bayar pajak waktunya dihitung sejak tanggal jatuh tempo sampai dengan tanggal pembayaran pajak. Bagian dari bulan pajak dihitung 1 bulan penuh, yang artinya jika Anda telat bayar pajak hanya 10 hari maka hitungan waktu dendanya tetap 1 bulan.

 

6. Lapor SPT Pajak Tahunan Makin Mudah

Saat ini Anda bisa lapor SPT Pajak secara online. Cara ini jauh lebih efisien ketimbang manual atau mendatangi kantor pelayanan pajak. Wajib pajak cukup menyiapkan dokumen yang di perlukan seperti e-fin, Formulir SPT dan data-data lain yang di butuhkan secara digital melalui website  resmi Ditjen Pajak Republik Indonesia. Jika Anda merasa kesulitan Anda bisa menggunakan Jasa Konsultan Pajak seperti V2C Consultant untuk membantu Anda membuat dan melaporkan SPT Tahunan Pribadi atau perusahaan Anda. Untuk mengetahui keuntungan menggunakan jasa konsultan pajak Anda dapat membacanya disini.

 

Itulah 6 fakta hal yang harus Anda ketahui sebelum Lapor SPT Tahunan, bagaimana mudah bukan? cukup meluangkan sedikit waktu didepan komputer yang terhubung dengan internet atau mempercayakan urusan perpajakan Anda kepada konsultan pajak terpercaya seperti V2C Consultant, Anda dapat melaporkan SPT Tahunan dengan mudah.

Ingat, jangan sampai telat atau lupa lapor ya agar terhindar dari denda atau sanksi yang dapat memberatkan perusahaan atau diri Anda sendiri secara pribadi.

Yuk Lapor SPT Anda Sekarang!

 


 

Konsultasikan Bisnis Anda dan Tumbuh Bersama Kami!

Kami adalah perusahaan jasa konsultan pajak dan bisnis profesional dengan tim konsultan terdaftarterpercaya, dan handal. Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan konsultan profesional yang terandal di Indonesia dengan reputasi terbaik.