Ayo Manfaatkan Pelayanan Pajak Secara Online !

Post Image
04 Feb 2019

Layanan Pajak Online adalah sistem elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau pihak lain yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melakukan Transaksi Elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak meliputi DJP Online dan Penyedia Layanan Surat Pemberitahuan (SPT) Elektronik.

Miliki terlebih dahulu EFIN

Untuk dapat menggunakan layanan pajak secara online Wajib Pajak harus terlebih dahulu memiliki EFIN, EFIN (Electronic Filing Identification Number) merupakan nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada Wajib Pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak.

EFIN dapat diperoleh dengan cara Wajib Pajak harus mengajukan permohonan Aktivasi EFIN.

Permohonan EFIN bagi Wajib Pajak orang pribadi,

syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

1. permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri tidak diperkenankan untuk dikuasakan kepada pihak lain;

2. Wajib Pajak mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi secara langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya;

3. Wajib Pajak menunjukan asli dan menyerahkan fotokopi dokumen berupa:

  1. identitas diri berupa:
    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam hal Wajib Pajak merupakan warga Negara Indonesia; atau
    • Paspor dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dalam hal Wajib Pajak merupakan warga negara asing; dan
  2. kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT);

4. menyampaikan alamat email aktif yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan

Permohonan EFIN bagi Wajib Pajak badan,

syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

1. permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya;

2. pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi secara langsung KPP/KP2KP terdaftar atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya;

3. permohonan aktivasi EFIN sebagaimana dimaksud pada huruf b disampaikan dengan menunjukkan asli dan menyerahkan fotokopi dokumen berupa:

  1. surat penunjukan pengurus yang bersangkutan untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
  2. identitas diri berupa:
    • KTP dalam hal pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a merupakan warga Negara Indonesia; atau
    • Paspor dan KITAS atau KITAP dalam hal pengurus sebagaimana dimaksud pada huruf a merupakan warga negara asing;
    • KTP kuasa Wajib Pajak dalam hal permohonan aktivasi disampaikan oleh selain pengurus;
    • kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus;
    • kartu NPWP atau SKT atas nama Wajib Pajak badan; dan
    • surat kuasa menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dan menerima EFIN dalam hal permohonan aktivasi EFIN disampaikan oleh selain pengurus.
  3. menyampaikan alamat email aktif pengurus yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan

Aktivasi EFIN

Setelah permohonan EFIN diterima lengkap pihak KPP akan menerbitkan cetakan EFIN dan mengirimkan link aktivasi ke alamat email yang tercantum didalam formulir aktivasi EFIN. Lalu klik link aktivasi tersebut dan ikuti tahapan selanjutnya dengan membuat password, apabila wajib pajak belum memperoleh link aktivasi, maka wajib pajak dapat meminta link aktivasi dengan cara masuk pada website djponline.pajak.go.id   

login-aktivasi-daftar-efin

 

Dengan cara mengklik link pada “Belum menerima link aktivasi ? klik di sini”

Masukan nomor NPWP dan EFIN yang telah diperoleh dari kantor pajak

DJP Online

Setelah memiliki EFIN dan telah berhasil membuat password maka wajib pajak dapat mengakses layanan pajak online, Layanan pajak online yang disediakan oleh DJP dikenal dengan nama DJP Online, yang dapat diakses sepanjang wajib pajak terhubung dengan internet melalui laman (website) dan/atau aplikasi untuk perangkat bergerak (mobile device).

Login melalui website djponline.pajak.go.id, isi pada kolom tersedia berupa NPWP, password, dan kode captcha.     

Setelah berhasil login maka Wajib Pajak sudah dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya secara online antara lain :

E-Billing

Metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan Kode Billing. Kode Billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan Wajib Pajak. Billing System yang menerbitkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual, yang digunakan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak. 

Pembayaran atau penyetoran pajak secara elektronik melalui Sistem Billing Direktorat Jenderal Pajak meliputi seluruh jenis pajak, kecuali:

  • pajak dalam rangka impor yang diadministrasikan pembayarannya oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; dan/atau
  • pajak yang tata cara pembayarannya diatur secara khusus.

E-Filling

e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak atau Penyedia Layanan SPT Elektronik. Layanan e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak telah terintegrasi dalam layanan DJP Online. Bagi wajib pajak yang hendak menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan menggunakan Formulir 1770S dan 1770SS dapat mengisi dan menyampaikan laporan SPT-nya secara langsung pada aplikasi e-Filing di DJP Online.

Untuk penyampaian laporan SPT pajak lainnya, e-Filing di DJP Online menyediakan fasilitas penyampaian SPT berupa Loader e-SPT. Melalui Loader e-SPT ini, SPT yang telah dibuat melalui aplikasi e-SPT dapat disampaikan secara online tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Siapa yang wajib lapor secara E-Filling ? klik disini

E-Form

e-Form merupakan formulir SPT elektronik berbentuk file dengan ekstensi .xfdl yang pengisiannya dapat dilakukan secara offline menggunakan Aplikasi Form Viewer yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak. Setelah SPT Tahunan dibuat secara offline, Wajib Pajak bisa langsung meng-upload SPT-nya secara online via Aplikasi Form Viewer.

Untuk saat ini e-FORM hanya dapat digunakan oleh Wajib Pajak (WP) yang menggunakan Formulir SPT Tahunan OP 1770 dan SPT Tahunan OP 1770S.

Untuk pengisian SPT e-FORM, WP harus terlebih dahulu membuat SPT e-FORM di laman DJP Online sesuai dengan jenis Formulir SPT yang digunakan, dan kemudian mengunduh SPT e-FORM tersebut.

SPT yang diunduh selanjutnya dapat diisi dan dilengkapi sesuai dengan data WP dengan menggunakan aplikasi Forms Viewer.

Bersama SPT e-FORM yang diunduh, WP juga akan menerima token verifikasi melalui email yang akan digunakan pada saat melaporkan/ "Submit" SPT nantinya di aplikasi Forms Viewer.